RSS

Pendahuluan

20 Apr

Source code

Seiring dengan berkembangnya teknologi informasi, penyerapan penggunaan teknologi informasi ke segala bidang mulai merata. Hampir segala aspek kehidupan manusia modern berkaitan dengan teknologi informasi. Dengan begitu pentingnya teknologi informasi dalam kehidupan, perangkat lunak ,sebagai salah satu pilar utama dari teknologi informasi, juga berkembang. Sistem perangkat lunak modern, kini semakin besar dan dikembangkan oleh sebuah tim, dan dituntut untuk selesai dengan cepat dan dengan eror yang seminimal mungkin. Untuk mengakomodasi tuntutan-tuntutan tersebut, dibutuhkan sebuah penilaian dari kualitas sebuah sistem perangkat lunak. Ada berbagai cara untuk menilai kualitas dari sebuah sistem perangkat lunak, yaitu:

  • Mewawancarai arsitek dan desainer dari sistem. Walaupun dengan cara ini dapat menghasilkan informasi berharga tentang struktur dan arsitektur dari sistem, tetapi terkadang hasilnya tidak merepresentasikan kondisi aktual sistem secara objektif. Para arsitek dan desainer sistem juga terkadang cenderung menyembunyikan kelemahan dari sistem rancangan mereka.
  • Cara kedua adalah dengan mereview dari life cycle awal sistem, seperti dokumen analisis dan desain. Sama halnya dengan wawancara, cara ini juga dapat memberikan informasi yang bagus dan terperinci mengenai struktur desain sistem. Namun, terkadang, sistem aktual yang telah berjalan tidak selalu mengikuti desain awal seperti pada dokumen. Karena terkadang, pada proses implementasi, developer melakukan berbagai penyesuaian dan perubahan pada desain, namun tidak melakukan juga perubahan pada dokumen analisis dan desain, sehingga, hasil dari penilaian tidak merepresentasikan kondisi aktual sistem.
  • Cara ketiga adalah dengan melakukan abstraksi source code. Cara ini memiliki banyak keunggulan dibandingkan cara-cara sebelumnya. Dengan abstraksi source code, kita bisa mendapatkan hasil yang presisi, tidak bias, bisa diotomasi dan dapat diaplikasikan terhadap sistem yang sangat besar dengan tools tertentu.

Penilaian kualitas sistem perangkat lunak yang akan dibahas berdasarkan white-box approach, sehingga penguji diharapkan memiliki pemahaman tentang struktur dari sistem yang dinilai. Pengujian juga dilakukan terfokus pada sistem yang mengadaptasi desain berorientasi objek, dalam kasus ini menggunakan bahasa C++ dan Java. Metode yang diajukan di sini, lebih menekankan untuk menemukan dan menandai pada bagian sistem yang mempunyai karakteristik tidak biasa, bukan untuk memberikan sebuah standar baku yang menggeralisasi kualitas sebuah perangkat lunak dalam sebuah rentang nilai.

Berikut adalah detil dari paper yang menjadi acuan:
Reference Type: Journal Article
Author: Mayrand, Jean
Author: Patenaude, Jean-François
Author: Merlo, Ettore
Author: Dagenais, Michel
Author: Laguë, Bruno
Primary Title: Software assessment using metrics: A comparison across large C++ and Java systems
Journal Name: Annals of Software Engineering
Cover Date: 2000-05-01
Publisher: Springer Netherlands
Issn: 1022-7091
Subject: Computer Science
Start Page: 117
End Page: 141
Volume: 9
Issue: 1
Url: http://dx.doi.org/10.1023/A:1018924724621
Doi: 10.1023/A:1018924724621

Advertisements
 
1 Comment

Posted by on April 20, 2011 in Uncategorized

 

One response to “Pendahuluan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: